Langsung ke konten utama

Tafsir Ayat 6 Surah al-Qalam


بِأَيْيِكُمُ الْمَفْتُونُ
Siapa di antara kamu yang gila”.

A.       Kajian Kosa Kata
Kata الْمَفْتُونُ/al-maftun searti yang sama dengan al-majnun yang artinya gila, karena orang gila itu diuji dengan kegilaan

B.       Pandangan Mufasir
Dalam Tafsir al-Maraghi, al-Maraghi menjelaskan bahwa orang gila tersebut merupakan mereka yang mendustakan Nabi Muhammad saw yang berbudi pekerti yang agung, dan kemudian orang kafir itu akan mengetahui anggapan mereka sendiri, bahwasanya mereka termasuk orang yang gila, walaupun mereka tidak merasa gila.
Dijelaskan dalam ayat lain yaitu surah al-Qamar ayat 26: “kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong”.

C.        Pandangan Penulis
Ayat ini menambahkan bahwa salah seorang dari mereka yang gila adalah mereka yang telah mendustakan Nabi Muhammad saw dan mereka yang telah menuduh beliau sebagai orang gila serta mereka yang tidak mau menerima risalah Tuhan yang telah beliau sampaikan. Allah pun telah memberitahu kepada beliau, bahwa kelak dalam perkembangan dakwahnya akan terlihat kebenaran pesan Tuhan yang disampaikan, dan bahkan mereka orang-orang kafir akan melihat dan menyaksikan fakta yang sesungguhnya. (M. FAHRUL FAOZAN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahasa Arab Al-Qur'an

Materi yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Arifin, MA adalah materi Bahasa Arab, tidak seperti materi bahasa arab pada umumnya, akan tetapi beliau menjelaskan materi tentang bahasa arab yang kemudian dikaitkan dengan Al-Qur’an, dalam hal ini bliau menjelaskan sebuah kaidah bahasa Arab, bahwa sebuah sinonim didalam bahasa arab khususnya didalam Al-Qur’an, ketika disebutkan di ayat yang lain maka maknanya akan berbeda, seperti menatap, memandang, memperhatikan dan sebagainya. Didalam Al-Qur'an, Allah SWT menggunakan banyak sekali kata-kata yang berbeda dengan maksud dan tujuan yang berbeda pula, akantetapi artinya sama. Seperti kata buah-buahan, didalam   Al-Qur'an, pertama didalam surat Al-Baqoroh ayat 22 Allah SWT menggunakan  kata "Tsamarot" yang artinya buah-buahan dan pada surat Yasin ayat 36 Allah SWT menggunakan kata "Fakihah" yang artinya buah-buahan pula. Dalam hal ini, maksud buah-buahan pada surat A l B aqoroh dan surat Y asin tentu berbeda. Pe...

Tafsir Ayat 4 Surah al-Qalam

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ   “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”. A.        Kajian Makna Kata لَعَلَىٰ / la ala merupakan frase yang tersusun dari dua kata, yaitu lam dan ala, yang kemudian dapat berarti benar-benar atas. Hal yang sangat urgen dalam frase ini adalah kata lam yang—dalam gramatikal bahasa Arab disebut lam tawkid— berfungsi memperkuat informasi. Bahwasanya Nabi Muhammad saw merupakan sosok utusan Allah yang kepribadiannya dihias dengan budi pekerti yang baik/mulia. Kata خُلُقٍ / khuluq merupakan kata yang terambil dari kata khalaqa yang bermakna menciptakan (created). Kata khuluq sendiri seringkali diterjemahkan dengan a moral (budi pekerti). Khuluq/budi pekerti, bagi sebagian pakar, seringkali dikaitkan dengan kata khaliq/pencipta dan makhluq/yang diciptakan. Tiga kata ini terambil dari kata yang sama, yaitu khalaqa, sehingga kesamaan ini tiga kata ini memiliki keterkaitan makna. Bahwasanya,...

Tafsir Ayat 3 Surah al-Qalam

وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ "Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya." A.        kajian Makna Kata مَمْنُون / mamnun terambil dari manna, yang kata itu popoler diterjemahkan dengan terputus-putus. Di samping itu, kata لَأَجْرًا / la ajr seringkali diterjemahkan dengan benar-benar pahala. B.        Munasabah Ayat 3 tersebut menjelaskan tentang terputusnya karunia Allah. Maksud dari kaitan dengan maksud surah at-Tin ayat 6 yang menjelaskan tentang terputusnya karunia Allah. Berikut bunyi ayatnya: فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ Maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. C.         Menurut Pendapat Mufassir Ibnu Katsir memahami ayat tersebut bahwa pahala yang besar dan imbalan yang berlimpah yang tiada putus-putusnya akan selalu dikaruniakan kepada Nabi Muhammad yang telah menyampaikan risalah Allah swt kepad...